Bagaimanakah Cara Untuk Bahagia

by - Friday, July 09, 2021


 "Jangan lupa bahagia ya." 

Pasti kita semua sering mendengar atau mendapatkan kalimat seperti itu. Entah dari orang-orang terdekat ataupun dari orang random yang kita temui di media sosial. 

Tapi bahagia itu apasih? Kok bisa orang-orang dengan gampangnya nyuruh kita buat bahagia, hanya dengan satu kalimat? Ataukah pada hakikatnya bahagia itu memang mudah?

Apakah bahagia dan senang itu sama?

Aku rasa kedua kata tersebut artinya nggak sepenuhnya mewakili perasaan yang sama. Senang itu merupakan sebuah ungkapan untuk perasaan di saat apa yang kita inginkan terwujudkan. Tapi rasa senang tersebut rasanya nggak equal kalau disebut sebagai bahagia, terlalu sederhana.

Dulu aku pikir aku bakal ngerasa bahagia kalau aku jadi juara kelas dan lulus dengan hasil memuaskan, tapi nyatanya rasa tersebut nggak berlangsung lama. Ketika aku dealing with my body image beberapa tahun yang lalu, aku pikir aku bakal bahagia kalo aku cepet dapetin berat badan idealku, nyatanya setelah berhasil turun 5kg aku masih belum sampai di kebahagian. Atau ketika akhirnya aku bisa purchase handphone yang udah lama aku incar? Enggak juga. Bahkan setelah dapetin apa yang aku mau dan idam-idamkan pun, aku masih belum bahagia.

Lalu sejatinya bahagia itu apa?

Happiness = Happy + Happy + Happy + ... + Safe

Itu rumus yang aku karang beberapa detik yang lalu, setelah sadar kalau ternyata variabel setiap orang untuk  merasa happy itu nggak sama. Seperti, kenapa harus ada safe, sementara ada orang di luar sana yang senang kalau berpetualang dan mengambil resiko? Karena apa yang mereka dapatkan dari sana hanya akan membuahkan beberapa kesenangan aja, dan pada akhirnya perasaan safe-lah yang membuat tetap mereka merasa tenang. 

Tenang dan nyaman. Seperti rasa tenang karena walaupun kita habis spending untuk membeli sebuah kesenangan, masih ada dana darurat yang mengendap di reksadana.

Ada satu variabel lagi, yaitu kemudahan. Karena sudah sifat alami kalau kita nggak suka direpotin atau dipersulit untuk mendapatkan apa yang kita mau.

Apakah menjadi kaya dan punya harta yang nggak bakal habis sampai 7 turunan akan menjamin kebahagiaan?

Siapa sih yang nggak pengen kaya? Siapa sih yang nggak pengen bisa beli tas desainer tanpa mikir panjang? 

Tapi yuk kembali ke rumus di atas. Di jaman sekarang ini, kalau punya duit kita bisa beli 2 hal, yaitu kesenangan dan kemudahan. Tapi safe? Tidak. Semakin banyak harta yang ada di kantong, semakin bingung juga kita buat melindungi harta tersebut. Perkembangan teknologi CCTV ataupun bank Swiss, yang katanya bank paling aman sedunia, juga merupakan bentuk insecure dari orang-orang yang takut kehilangan kesenangan yang susah payah mereka usahakan.

Jadi pada hakikatnya bahagia itu personal dan dalam. Dan subjek dari bahagia itu bisa siapa saja dan apapun latar belakangnya, iya siapa pun berhak untuk merasakan kebahagian. 

Seperti wishlist aku tahun ini, aku pengen peace, damai. Aku pengen bener-bener istirahat, nggak dikejar deadline, nggak bingung mau pakai baju apa ke kantor, nggak emosi gara-gara dengerin rengekan anak ibu kos, atau khawatir kalau uang di rekening gak mampu ngecover kebutuhan bulanan. Aku pengen ngerasa safe.

Even if there is a lot of unwanted things happen this year, tapi pada akhirnya aku bisa berkali-kali kembali ke kondisi damai dan happy. Yah walaupun tidak bisa dipungkiri, aku juga sering stress gara-gara hal 'gak genah'. 

Kalian sendiri gimana? Apakah kalian udah sampai di titik bahagia? Kalau belum mungkin kalian bisa mulai dengan mencari solusi untuk hal terkecil yang sering membuat kalian khawatir.

You May Also Like

2 comments

  1. Halo Mbak ... Kadang kita emang pengen banyak hal ya, saya juga kadang gampang tergodakalau ngeliat barang2 bagus di SHopee. Akhirnya kepake deh Spaylater, soalnya praktis. Pda akhirnya pengen nangis liat tagihannya :-D

    Kalau untuk saat ini sih, bahagianya masih diberi sehat, setelah beberapa bulan lalu keluarga satu per satu positif covid-19.. tapi alhamdulillah akhirnya bisa sehat lagi semua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebahagian dari paylater cuma tahan sampai waktu bayar tagihan 😭

      Alhamdulillah ya, semoga sehat sehat terus kita semua aamiin.

      Delete