20 Hari Dapet Kerjaan

by - Friday, March 08, 2019




Sebelom aku mulai nulis di tahun 2019 ini, aku tuh terakhir ngeblog di tahun 2016an. Tahun di mana aku lulus sekolah.
Dan sekarang aku balik lagi dengan keadaan ya udah beberapa kali bekerja di perusahaan yang berbeda. Gaya tulisan aku jadi beda ya? Dulunya menye, sekarang masih menye tapi sok bijak.

Jadi, Januari kemaren aku memutuskan mengundurkan diri dari tempat aku kerja dan pengen segera mendapatkan tempat kerja baru. Namun sayang sekali, aku yang kudu pulang tanggal 3-4 buat pernikahan kakak sepupuku sendiri aja gagal gara gara aku demam dan gabisa naik kendaraan umum. Sekitar semingguan lebih aku baru pulih, takutnya kena DBD, tapi alhamdulillah berkat perawatan dari temen aku bisa sembuh dan emang sepertinya aku gak DBD.

Aku gak jadi pulang kampung, jadi per tanggal 5-6 Februari aku langsung aktif buat nyari info lowongan online. Baik di situs penyedia job, maupun di akun insta atau twitter yang biasa kasih info job. Dan memang gak mudah buat nyari pekerjaan yang sesuai sama keinginan serta perusahaannya mau sama kita.


Jadi per tanggal 9 Februari aku dapat panggilan interview untuk posisi kasir retail, ya sebelumnya aku sudah pernah menjadi kasir pengalaman suka duka sudah tersimpan di draft laptop belom sempat aku post. Setelah semua persiapan berkas aku siapin, pas hari-h aku terlalu pede sama diri sendiri. Aku semalem gak belajar dll.

Dan akhirnya, ya aku gak diterima karna sebuah alasan. Dan aku tidak bisa membantah karna fakta seperti itu dan aku gak ada waktu untuk berpikir memberi alasan. Btw ini aku dapet dari Jobstreet.

Dan kedua aku kembali mendapatkan panggilan interview atas lamaran aku melalui situs indeed. Namun setelah aku lihat-lihat dan search everywhere. Aku nemuin sesuatu yg janggal, dan ngeliat komentar review yang negatif. Setelah itu aku tanya temenku, dan dia juga pernah dapet panggilan dari situ juga. Jadi itu sebenernya perusahaan penyalur tenaga kerja gitu kemungkinan, jadi dengan deskripsi yang dikasih di situs itu gak sesuai sama apa yang sebernya ditawarkan sama dia. Ada beberapa yang nekat datang dan akhirnya disuruh membayar sejumlah uang agar bisa diproses.

Ini pelajaran sih sebenernya, sebelum mendatangi interview ada baiknya buat cari info sebanyak-banyaknya mengenai perusahaan tersebut. Selain untuk mengetahui kebenaran perusahaan, juga buat membantu dalam wawancara nanti sehingga setidaknya pas ditanya "Sejauh mana Anda mengetahui perusahaan kami?" kalian gak perlu gelagapan atau menjawab tidak tau.

Kemudian tanggal 17 aku dapat panggilan untuk interview di Citraland pada tanggal 18. Kebetulan aku baru buka email itu jam 11an pada tanggal 18, aku bener bener bingung, belom mandi, belom ada print CV dan baru mau makan, perjalanan ke citraland sendiri 1jam. Setelah memperhitungkan ongkos, kemungkinan diterima, gaji, dan lokasi, aku akhirnya memilih tidak datang karna di nego untuk hari esoknya tidak bisa.

Dan esok harinya alias tanggal 19, aku datang ke salah satu perusahaan untuk walk in interview untuk posisi Admin Marketing Online. Kesan pertama begitu sampai sana, kaya bocah lagi belajar kelompok, banyak yg ngumpul dan rata rata gak jauh beda dari umurku.
Setelah tanya-tanya blablabla, si penginterviewnya mulai jelasin gaji yang bakal diterima dan sistem kerjanya. Setelah itu aku mulai tuh kepo tanya soal produk yang dijual karna aku gak menemukan info apa apa di internet, serta perusahaan tanpa google bussines juga. Dan ternyata mereka jualan PRODUK PEMUTIH DAN PELANGSING. Musuh utamaku, apalagi aku lagi seneng senengnya sama warna kulitku. Rasanya waktu itu juga aku kaya di gelindingin dari atas gunung. Karna gaji pokok gak sesuai sama harapan dan produk yang di jual merupakan penyakit buag aku, aku memutuskan mudur babay.


Setelahnya di hari Jumat minggu yang sama, aku dapet info dari temen buat walkin interview di daerah Banyu Urip. Kebetulan aku bareng sama temennya temenku yang melamar untuk posisi berbeda, ya lumayanlah bisa menghemat ongkos. Tapi naas, kita lupa bikin janjian sama orangnya, dan pas sampai sana karyawan lain bilang kalo Si Bapak ini baru ngantor jam 1 siang. Sedangkan aku jam 10 udah standby. Ditelpon tuh, dan akhirnya dia minta untuk ninggalin berkas aja dulu.

Sabtunya aku dapet 2 panggilan interview sekaligus di hari yang sama, yaitu 25 Februari.
1. Perusahaan manufaktur, lokasi di Benowo. Gaji tidak dicantumkan. Satu-satunya yang aku temuin dari perusahaan ini adalah profile seseorang di linkedin sebagai GM, jadi aku rasa ini bukan perusahaan yang 'ece-ece'.
2. Perusahaan advertising yang banner dan papan iklannya kesebar di mana-mana, lokasi di Kenjeran. Gaji dibawah ekspektasi dan bayangan pekerjaan. Desain grafis dengan gaji 2M, Makasih Mbak.
3. Online shop, lokasi di perumahan, tidak diketahui jualan apa, dan di google maps keliatan rumahnya aneh. Ini dia manggil aku via short message, di hari Minggu sore. Gaji sih 2-3jt, wait what online shop macam apa yg menggaji sebanyak itu. Apa yang mereka jual.

Jadi aku memutuskan untuk memilih satu. Malem senin aku sudah kelar persiapan berkas, aku udah belajar dan lain lain. Tapi paginya kemudian aku kepikiran, uangku sisa dikit, sedangkan pp ke tempat itu rata rata 70ribuan. Aku tanya sama temenku, "Piye ya? Aku durung mesti lak ketampa loh mbak. Yakin to aku budal?"


Temenku juga bingung sama posisi aku. Tapi kemudian sebelum berangkat kerja dia bilang gini, "Wes manut awakmu ae, tapi awakmu wes sinau, wes mok persiapne. Yakinlah lak usaha gak akan menghianati hasil."

Fix, jam 10 aku berangkat ke Benowo pake ojek online. Sampe sana aku kaget karna emang lokasinya di pergudangan, tapi aku gak nyangka pergudangan bakal kaya gitu bentuknya wkk. Prosesnya berjalan normal, disuruh ngisi form dulu habis gitu interview langsung sama owner, habis gitu tes sederhana. Setelah negosiasi dan lain-lain, si pemilik minta aku untuk masuk pada tanggal 1 Maret.
Dan bener kata temen, "Usaha gak akan mengkhianati hasil." Klise memang, tapi itu yang akan terjadi di lapangan.
Alhamdulillah, aku berhasil. Selain karna faktor dia butuh dan tidak ada pelamar lain yang datang, mungkin memang peruntunganku di sini.

Dan yah, 20 Hari mencari kerja ala aku. Dan bener-bener 20hari aku mencari kerja. Intinya, jangan gampang menyerah aja.

sumber gambar :
@windsproject

You May Also Like

2 comments